Fungsi Kering cepat dan mudah dirawat: Tidak mudah menyusut, tidak ada setrika dan anti-kerut, pengeringan cepat setelah mencuci mesin. Tahan tahan lama dan pudar: ketahanan aus yang kua...
Lihat detailKesalahpahaman Umum Tentang Tekstil Rumah Perawatan dan Pembersihan
1. Menggunakan Air Panas untuk Mencuci Dapat Menyebabkan Penyusutan dan Kelengkungan
Banyak konsumen yang terbiasa mencuci sprei dengan air panas. Faktanya, suhu tinggi dapat menyusutkan serat alami seperti katun dan sutra, menyebabkannya kehilangan elastisitas dan memengaruhi kenyamanan.
2. Menggunakan Pemutih atau Deterjen yang Sangat Alkaline Dapat Menyebabkan Warna Memudar
Pemutih dapat merusak struktur molekul pewarna, menyebabkan warna selimut dan sarung bantal menjadi redup dan lebih mudah bernoda jika digunakan dalam jangka waktu lama.
3. Serat Penuaan Sinar Matahari Langsung
Paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat mempercepat degradasi fotooksidatif pada serat, terutama kain poliester, sehingga menyebabkan pengerasan dan pengelupasan. Dianjurkan untuk mengeringkannya di tempat yang sejuk dan berventilasi baik.
4. Sering Mencuci Bisa Memperpendek Umur
Tekstil rumah tidak perlu dicuci setiap kali selesai digunakan kecuali terkena noda. Pencucian berlebihan dapat mempercepat keausan serat dan mengurangi daya tahan.
Bagaimana cara menentukan apakah produk tekstil rumah tahan api atau tahan api?
1. Periksa Label Produk dan Nomor Standar
Standar tahan api domestik yang umum digunakan mencakup GB/T17591-2006 (persyaratan tahan api B1/B2) dan GB/T5455-2014 (indikator uji metode pembakaran vertikal).
Sebelum melakukan uji mudah terbakar pada tekstil, prosedur pencucian rumah GB/T17595-1998 atau GB/T17596-1998 harus diikuti untuk memastikan keaslian hasil pengujian.
2. Ikhtisar Metode Pengujian
Metode pembakaran vertikal: Sampel ditempatkan secara vertikal dan dinyalakan, dan lama pembakaran, waktu pembakaran, dan waktu pembakaran dicatat. Produk yang memenuhi persyaratan GB/T5455-2014 memiliki waktu pembakaran ≤5 detik dan panjang kerusakan ≤150mm.
Metode indeks oksigen: Metode ini mengukur kandungan oksigen minimum di mana serat dapat mempertahankan pembakaran pada konsentrasi oksigen tertentu. Produk kelas B1 biasanya memiliki indeks oksigen ≥32%. Metode kemiringan horizontal/45° digunakan untuk mengevaluasi perilaku pembakaran kain pada sudut kemiringan yang berbeda dan sering digunakan bersama dengan standar GB/T17591.
3. Daya Tahan Tahan Api
Jika bahan tahan api yang diolah setelah 10 kali pencucian masih memenuhi standar GB/T5455-2014, maka bahan tersebut dianggap sebagai produk tahan api yang dapat dicuci dan cocok untuk penggunaan jangka panjang pada tekstil rumah tangga.